Mencitaimu dalam Diam
Oleh Arik Ulfa
Kugoreskan tintaku
Sebagai luapan kalbu
Takmungkin tersampaikan padamu
Dalam diam aku mencintaimu
Teramat dalam menusuk relung hatiku
Namun cinta itu membuatku terluka
Luka yang semakin menganga
Perihnya menahan rindu takterkira
Sebuah dosa kan tercipta
Jika tetap menyatu dalam asa
Dia ada di antara kita
Dia adalah takdirku
Dia adalah takdirmu
Hanya bisa aku menahan rindu
rinduku dalam membeku
Takkuasa melebur dan menghancur
Dalam diam mengagumimu
Sebatas cakrawala jingga
Ada rasa dalam diamku
Takdir seakan segan menyapa
Tak kan bisa bersama
Berbagi suka dan duka
Merajut asa dalam bahtera
Kau berlayar ke sana
Aku ke arah berbeda
Samudra kita pun takpernah sama
Izinkanlah aku mencintaimu
Mencintai dalam diamku
Menjadi pengagummu
Menari-nari dalam hayalku
Membawamu hanyut dalam mimpiku
Biarlah hanya Tuhan dan aku yang tahu
Dalamnya rasaku padamu
Kepada pemilik hati
Kumohon maafkan
Dengan segala kelemahan
Takbisa menjaganya
Tetap bercahaya dan membara
Kusudahi rasa ini
Walau takterperi
Takingin menjadi duri
Yang siap menggerogoti
Bahteramu dan bahteraku kini
Sendiri mengubur diri
Biarlah hanya dalam angan
Hanya menjadi impian
Yang menjadi kenangan
Taktergerus zaman
Di akhir penyesalan
Maafkan aku yang lancang
Mencintaimu dalam diam
Takkan terucap sayang
Walau kan berbilang
Mencintaimu dalam diam
Dalam diam mencintaimu seorang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar